Memahami Produktivitas

Potensi & Visi Diri

Perencanaan

CORE System

Redefinisi Produktivitas

Kemarin kita sudah membahas rumus produktivitas. Produktivitas adalah perbandingan antara output dan input. Semakin besar/banyak output kita hasilkan dan semakin kecil input yang kita keluarkan semakin produktiflah kita.

Rumus ini menarik, namun mengandung risiko bawaan.

Ada dua risiko yang terbawa:

Pertama, kita fokus menghasilkan output sebanyak-banyaknya untuk memaksimalkan output.

Kedua, kita fokus menyelesaikan sesuatu secepat-cepatnya untuk meminimalisir input.

Konsekuensinya:

  • Kita menciptakan hasil yang tidak berkualitas
  • Kita mengerjakan hal-hal yang tidak penting
  • Kita sibuk namun tidak benar-benar produktif

Stephen Covey penulis buku 7 Habits pernah menceritakan orang yang sangat produktif dalam menebang pohon. Dia mampu menebang banyak pohon dalam waktu singkat. Sayangnya, ia menebang pohon yang salah, ia menebang pohon di hutan yang salah.

Inilah analogi dari produktivitas yang salah kaprah. Kita fokus menghasilkan sebanyak-banyaknya dengan usaha seminimal mungkin. Namun kita mengerjakan, menuntaskan, menghasilkan sesuatu yang salah – sesuatu yang tidak benar-benar penting dan berdampak bagi hidup kita.

Maka, kita perlu mengombinasikan antara produktivitas dengan efektifitas.

Ketika produktivitas berbicara tentang menghasilkan sebanyak-banyaknya, maka efektivitas berbicara tentang mengerjakan hal yang tepat. Kombinasi keduanya menghasilkan sesuatu yang kita sebut dengan Effective Productivity. Mulai saat ini, setiap kali kita menyebut produktivitas yang kita maksud adalah effective productivity.

Maka seseorang yang produktif bukanlah orang yang sangat cepat menyelesaikan banyak hal dalam waktu yang singkat. Bukan pula orang yang mengerjakan sesuatu dengan lambat dan berhati-hati sehingga berhasil menciptakan hasil yang berkualitas namun akhirnya ia tidak menghasilkan apa-apa.

Inti dari produktivitas ada di keseimbangan antara kecepatan dan kelambatan. Mirip seperti jurus tai chi: kadang cepat, kadang lambat. Cukup cepat untuk menyelesaikan banyak hal, namun juga cukup lambat untuk mengidentifikasi mana yang penting dan mengerjakannya secara berhati-hati dengan sepenuh hati.

Produktivitas bukanlah mengerjakan, menyelesaikan, menghasilkan lebih banyak. Produktivitas adalah tentang mengerjakan hal yang tepat dengan cara yang sebaik-baiknya.

“Productivity isn’t  about doing more things – it’s about doing the right things.”